Wujudkan Ultimate Service Culture di Tahun Ajaran 2024/2025, SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta Gelar Workshop Pegawai

SOLO– Senin (8/07/2024) tampak aktivitas sejak pagi di SDIT Nur Hidayah Surakarta. Para guru dan karyawan tampak berseragam rapi memasuki ruang aula yang terletak di lantai satu gedung timur sekolah. Meskipun masih suasana libur sekolah, para ustadz dan ustadzah – sebutan untuk para guru di sana – tetap bersemangat mengikuti kegiatan workshop dan pembinaan yang ditujukan bagi seluruh pegawai di SD Islam Terpadu tersebut.

Mencanangkan tema “Gerak Bersama Wujudkan Ultimate Service Culture, Raih Keberkahan dan Kemajuan”, pihak sekolah bertekad untuk memberikan layanan pendidikan terbaik bagi masyarakat Solo dan sekitarnya.

“Apa yang kita lakukan hari ini hingga lima hari ke depan merupakan upaya untuk bergerak bersama mewujudkan ultimate service culture meningkatan layanan mutu pendidikan. Jika tahun-tahun lalu, kita telah mewujudkan excelent service, maka tahun ini kita tingkatkan lagi menjadi ultimate agar kehadiran kita mampu memberikan layanan pendidikan terbaik bagi masyarakat dan akan menjadi budaya kita,” papar Rahmat Hariyadi, S.Pd selaku Kepala Sekolah yang saat ini membimbing lebih dari 600 murid.

Sebagai usaha dalam merealisasikan ultimate service culture tersebut, SDIT Nur Hidayah menghadirkan seorang narasumber dari Universitas Sebelas Maret. Beliau seorang dosen sekaligus trainer nasional Kemdikbud, Dr. Ratna Juwita, M.Pd. Bersama beliau, para guru mendalami kembali pembelajaran berdiferensiasi. Meskipun di SDIT Nur Hidayah telah menerapkan pembelajaran berdifensiasi, para guru tetap bersemangat mengikuti pemaparan materi dari narasumber karena tetap ada ilmu dan pengalaman baru yang didapat dalam workshop tersebut.

“Materi tentang pembelajaran berdiferensiasi kali ini tetap menarik untuk disimak karena saya mendapat ilmu dan pencerahan baru yang akan saya manfaatkan dalam mengajar besok di kelas”, ujar Wulan, salah satu guru kelas 4.

Kegiatan workshop dalam rangka menyambut tahun ajaran 2024/2025 itu akan dilaksanakan selama satu pekan penuh dimulai pada hari Senin hingga Sabtu (8-13/07/2024). Setiap hari selama satu pekan ke depan, para guru dan karyawan akan mendapatkan pendalaman materi dari beberapa narasumber untuk mewujudkan ultimate service cuture.

Sebelum workshop diakhiri, semua pegawai diajak untuk merefleksi kegiatan pada hari pertama ini. Menjelang adzan ashar kegiatan pun ditutup.

NhD