Uniknya Outing BPI SDIT Nur Hidayah, dari Belajar Adab Sampai Keterampilan Menjahit

SOLO–Belajar tidak melulu menghafal dan mengerjakan soal-soal matematika. Sikap sopan santun dalam bertamu dan berkomunikasi dengan orang yang lebih tua juga perlu ditanamkan ke anak-anak. Apalagi kita sebagai warga Indonesia yang kental dengan budaya sopan santunnya. SDIT Nur Hidayah Surakarta mewujudkannya dalam salah satu kegiatan BPI (Bina Pribadi Islam) dalam bentuk kegiatan outing atau anjangsana ke rumah salah satu siswa. Berkunjung ke rumah keluarga salah satu teman adalah sarana, selain untuk mengikat erat pertemanan juga mengajarkan bagaimana adab saat bertamu. Dari salam-salim-sopan, adab saat mendapat hidangan, maupun merapikan alat makan yang sudah digunakan.Hari Jumat (23/02/2024) kelompok BPI kelas 6C, beranjangsana ke 3 rumah siswa. Kelompok BPI 2 yang diampu oleh Ningrum Khasanah, S.Pd. beranjangsana ke rumah ananda Dea Alika yang beralamat di Nirbitan, Surakarta. Keramahan dari keluarga saat menyambut kedatangan mereka sangat dirasakan anak-anak. Kegiatan anjangsana diawali dengan ramah tamah, murojaah, dan tausiah. Ustadzah Ningrum dalam tausiyahnya menekankan tentang pentingnya menjaga sholat, semangat belajar, dan pentingnya berbakti kepada orang tua. Acara semakin seru dengan kegiatan keakraban berupa barbeque nan dan challenge menjahit memasang kancing baju.Ibu Endah selaku wali murid sekaligus yuan rumah sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dilaksanakan kembali lain waktu. Kegiatan outing ini sangat relevan dengan profil pelajar Pancasila, yaitu beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia; mandiri, dan kreatif. (Ning).