Ragam Cara Siswa-Siswi Kelas 4 Mengadakan Tasyakuran  Syawal

(SOLO)–Alhamdulillah rangkaian ibadah di bulan Ramadhan tahun ini sudah selesai. Puasa selama sebulan penuh di siang hari, shalat tarawih di malam hari, tilawah Al-Qur’an, shalat qiyamullail, infaq,  sedekah dan ibadah lainnya ditutup dengan zakat fitrah. Semoga Allah SWT terima semua amalan ibacah kita di bulan Ramadhan tahun ini. Aamiin ya rabbal’alamiin.

Memasuki bukan Syawal, ada satu amalan sunah yang dianjurkan untuk dikaksanakan oleh seluruh umat muslim, yaitu melaksanakan ibadah puasa Syawal. Puasa ini dilaksanakan selama enam hari. Puasa Syawal merupakan salah satu ibadah sunah yang biasa dilakukan oleh Rasulullah dan para sahabat setelah menjalankan puasa Ramadhan sebulan penuh.

Puasa Syawal memiliki landasan dalam ajaran Islam. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan, kemudian dilanjutkan dengan berpuasa enam hari di bulan Syawal maka dia akan mendapat pahala seolah-olah telah berpuasa setahun penuh.” (HR. Muslim)

Tujuan utama dari Puasa Syawal adalah untuk melengkapi dan menyempurnakan pahala puasa Ramadhan. Selain itu, puasa ini juga dapat menjadi sarana untuk melatih diri agar tetap istiqamah dalam beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Pelaksanaan Puasa Syawal biasanya dimulai pada tanggal 2 Syawal, sehari setelah Idul Fitri. Umat muslim yang ingin melaksanakan puasa ini dapat melakukannya selama enam hari berturut-turut atau dapat pula dilakukan secara terpisah-pisah sesuai dengan kemampuan dan kesempatan masing-masing, asalkan masih dalam waktu bukan syawal.

Hari Jumat (10/5/2024) anak-anak SD Islam Terpadu Nur Hidayah kelas 4 mengadakan tasyakuran setelah anak-anak menyelesaikan puasa Syawal. Acara di buka oleh Ustadzah Nuri, dibuka dengan muroja’ah surat Al-A’la, dilanjutkan dengan pembagian hadiah bagi anak-anak yang telah menyelesaikan puasa Syawal 6 hari.

Fatan, salah satus siswa kelas 4A, mengatakan sangat senang karena bisa menyelesaikan puasa syawal 6 hari. Aryan, siswa lainnya juga mengungkapkan kebahagiannya mendapat pahala puasa syawal yang besar, pahala puasanya dihitung puasa selama satu tahun.

Acara tasyakuran syawalan dilanjutkan dengan makan bakso dan es teh bersama-sama siswa siswi dan ustadz-ustadzah di kantin Nur Hidayah.

Ustadzah Nuri juga mengatakan dengan melaksanakan puasa sunah di bulan Syawal diharapkan kita semua dapat meraih keberkahan, ampunan, dan ridha dari Allah SWT. Aamiin.

(MYD)