Pilah Sampah, Siapa Takut

SOLO–Hari ini Sabtu ( 27/01/2024) langit tampak biru. Matahari bersinar terang. Tampak wajah ceria para siswa kelas 2 SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta sudah bersiap di depan kelas. Hari ini mereka akan mengikuti serangkaian kegiatan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila).Kegiatan P5 diawali dengan doa, murojaah hafalan Al-qur’an dan sholat dhuha di teras kelas 2. Usai pembiasan karakter Islami, para siswa masuk ke kelas masing-masing untuk mengikuti _breafing_ kegiatan P5 bertema “Gaya Hidup yang Berkelanjutan”. Salah satu kegiatan dari tema di atas adalah penerapan gaya hidup sehat. Salah satu cara menerapkan gaya hidup sehat adalah menjaga lingkungan sekitar agar bersih dan bebas dari sampah.Bekti Riyanto, M.Si, salah satu guru guru kelas 2 memaparkan , “Ada 2 jenis sampah yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik adalah sampah yang bisa terurai di alam secara alami, sedangkan sampah anorganik merupakan sampah yang tidak dapat terurai di alam namun bisa di daur ulang.”Selesai mendengarkan penjelasan, para siswa diajak untuk memungut dan memilah sampah organik dan an organik di area lingkungan sekolah. Kaki-kaki kecil nan lincah terlihat berlarian menyusuri jalan di sekitar sekolah. Para siswa kelas 2 melakukan aksi nyata memungut dan memilah sampah organik dan an organik. Sampah organik yang didapatkan kemudian imasukkan ke dalam plastik putih sedangkan sampah an organik dimasukan ke dalam plastik hitam. Sarah Al Madina Innara, salah siswa kelas 2D berkomentar, “Saya sangat senang bisa mengikuti kegiatan ini, karena bisa jalan-jalan sehat sekaligus membantu warga sekitar untuk membersihkan lingkungan dari sampah. Saya sekarang juga sudah tahu perbedaan sampah organik dan an organik,” pungkasnya. (bry)