Posts

Pakar Kurikulum 2013 Berbagi Ilmu di SDIT Nur Hidayah Surakarta

Dr. Herry Widyastono, pakar Kurikulum 2013 dan dosen kurikulum, pembelajaran, dan penilaian S1, S2, S3 FKIP UNS Surakarta hari ini Sabtu, 3 Agustus 2019 diundang untuk menjadi narasumber pada Kegiatan Pembinaan 30 Guru Kelas/Tematik dan Mata Pelajaran di SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk penguatan guru terkait implementasi Kurikulum 2013 khususnya tentang pembelajaran HOTS (Higher Order Thinking Skills),” ungkap Waskito, S.Pd selaku Kepala SDIT Nur Hidayah Surakarta.

Dengan gayanya yang khas, Ustadzah Muslikah, S.Pd memandu kegiatan pembinaan kali ini. “Agar acara ini “full barokah” kami minta Ustadz Muhammad Bisri untuk tilawah Al Qur’an,” pintanya. Ruangan hening sejenak mendengarkan suara emas MC handal SDIT Nur Hidayah Surakarta ini sekaligus Guru PAI kelas 2 tahun ini yang melantunkan surat Al-A’laa. Lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars SDIT Nur Hidayah tak lupa dinyanyikan, dipimpin oleh Fikriyatus Sholihah,S.Ag berhasil menjadikan suasana lebih semangat.

“Strategi pembelajaran Kurikulum 2013 harus mengembangkan 4 hal yaitu penguatan karakter, literasi, pengembangan kecakapan Abad 21 dan HOTS,” ungkap nara sumber yang beliau juga pernah bekerja di Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemdikbud sejak 1982.

Di tengah-tengah penyampaian materi penguatan Kurikulum 2013 beliau juga menceritakan kisah masa kecilnya saat duduk di kelas 4 SD. Saat itu para siswa diminta menulis surat dan beliau memilih untuk membuat surat ijin tidak masuk sekolah. Kisah ini mengungkap bahwa sebenarnya beliau itu sudah kreatif sejak kecil,ungkap beliau sambil tersenyum.

“Selain menulis surat ijin sebagaimana pakem nya, Tono kecil menambahkan kalimat yang cukup menggelitik di akhir surat. Ibu guru hari ini jangan memberi materi baru ya, nanti aku jadi tidak tahu, kalau tanya teman, khawatir tidak bisa menjelaskan,” kenangnya disertai gelak tawa dari para peserta.

Banyak hal disampaikan di pembinaan hari ini. Guru-guru sangat antusias mengikuti. Di akhir acara dibuka sesi tanya jawab. Beberapa guru menyampaikan pertanyaan seputar permasalahan yang muncul di lapangan, terkait penilaian, waktu yang cukup singkat untuk penyampaian materi dan juga menyinggung model soal UN dan sistem zonasi.

Waktu berjalan tanpa terasa, adzan zuhur terdengar berkumandang, bersamaan berakhirnya kegiatan pelatihan penguatan implementasi kurikulum 2013. “Penyampaian materinya enak, terkesan ringan, tidak membebani,” kata Sutarmi, S.Ag salah satu peserta pembinaan. Dibacanya doa khafarat majelis dan hamdalah menandakan acara ini selesai. Di penghujung acara ada sesi penyerahan kenang-kenangan untuk narasumber yang diberikan oleh Bapak Waskito, S.Pd selaku Kepala SDIT Nur Hidayah Surakarta. *(Endah/emyu)

SDIT Nur Hidayah Adakan Workshop Penguatan Implementasi Kurikulum 2013

Sabtu (03/08) SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta mengadakan Workshop Penguatan Implementasi Kurikulum 2013 dengan tema Implementasi Kurikulum 2013 Pada Sekolah Berciri Khusus. Sebagai nara sumber adalah DR. Herry Widyastono, Kaprodi PLB FKIP UNS yang juga Kepala Bidang Kurikulum dan Perbukuan PUSKURBUK BALITBANG KEMDIKBUD tahun 1982 – 2017. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Guru Pengampu Tematik kelas 1-6, Guru PJOK, Guru PAI, Guru Bahasa Inggris, dan Guru Bahasa Arab. Tahun Pelajaran 2019/2020 ini merupakan tahun keempat penerapan kurikulum 2013 di SDIT Nur Hidayah Surakarta. Proses pembelajaran kelas 1 sampai kelas 6, semuanya sudah menerapkan pembelajaran tematik dengan Pendekatan Saintifik Terpadu K-13.

Ustadz Waskito, S.Pd., Kepala SDIT Nur Hidayah dalam sambutannya menyampaikan “Kita adalah sekolah di bawah naungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Maka SDIT Nur Hidayah selalu mengikuti regulasi peraturan perundang-undangan dan kurikulum yang ada. Termasuk penerapan Kurikulum 2013 ini. Tetapi SDIT Nur Hidayah bagian dari anggota Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia yang juga mengaplikasikan muatan khusus SIT (Sekolah Islam Terpadu). Sehingga kita mengombinasikan penerapan kurikulum 2013 ini dengan muatan khusus SIT. Oleh karenanya, hari ini kita akan menimba ilmu dari beliau Bapak DR Herry Widyastono tentang bagaimana implementasi kurikulum 2013 ini pada sekolah berciri khusus sebagaimana kami sebagai Sekolah Islam Terpadu. Beliau ini adalah Kepala Bidang Kurikulum dan Perbukuan PUSKURBUK BALITBANG KEMDIKBUD sejak 1982 s.d. 2017. Dan beliau adalah penanggung jawab pengembangan kurikulum 2013. Tentu banyak hal yang akan beliau sampaikan dalam rangka bimbingan kepada kita dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 ini. Oleh karenanya, mari kita manfaatkan semaksimal mungkin sesi pertemuan dengan beliau ini. Semoga SDIT Nur Hidayah semakin bermutu, berkarakter dan berbudaya lingkungan.”

Nara sumber, Bapak DR Herry Widyastono menyampaikan, “Pembelajaran kurikulum 2013 harus mengembangkan PPK (Penguatan Pendidikan Karakter), Literasi, Pengembangan Kecakapan Abad 21, dan HOTS (Higher Order Thingking Skill). Empat hal penting inilah yang menjadi rasionalisasi pengembangan kurikulum 2013. Dunia kerja membutuhkan sumber daya manusia yang kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif.

Beliau juga menekankan bahwa dalam proses pembelajaran seharusnya dimulai dari KI-3 untuk kemudian diberikan ruh KI-1 dan KI-2 (sikap spiritual dan sikap sosial) serta disempurnakan dengan keterampilan (KI-4).

Satu per satu materi dipaparkan oleh nara sumber dengan gamblang. Peserta sangat antusias dan semakin menguatkan penerapan Kurikulum 2013 di SDIT Nur Hidayah Sukarkarta. “Masya Allah, luar biasa penjelasan nara sumber. Kita menjadi mempunyai gambaran semakin jelas bagaimana mengaplikasikan K-13. Insya Allah ke depan akan semakin baik,” tutur Syarifatul Istiqomah,S.Pd salah satu peserta kegiatan ini. Sesi akhir kegiatan adalah tanya jawab dan ditutup dengan penyampaian kenang-kenangan dari sekolah kepada nara sumber. *(Muslikah/emyu)