Puncak P5, Siswa Siswi SD Islam Terpadu Nur Hidayah Persembahkan Gelar Karya dan Pentas Seni

SOLO–Sabtu (15/06/2024) SDIT Nur Hidayah Surakarta mengadakan kegiatan Gelar Karya P5 dan Pentas Seni. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman gedung barat dan jalanan sepanjang sekolah dari pukul 07.30 sampai menjelang dhuhur.

Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat kelurahan, bidang pendidikan Yayasan Nur Hidayah, pengurus komite, dan wali murid yang tergabung dalam Pengurus Paguyuban Orang Tua dan Guru (POMG). Dalam sambutannya, Ibu Alvana Frizi, SE., MM selaku perwakilan dari Kelurahan Kerten mengapresiasi kegiatan gelar karya dan pentas seni kali ini. Beliau juga menghimbau para orang tua murid untuk senantiasa mendukung kegiatan sekolah yang bertujuan untuk mengembangkan bakat dan minat siswa.

Acara pun dibuka oleh Kepala Bidang PMB dan Kemitraan Yayasan Nur Hidayah Surakarta, Waskito, S. Pd.

Ada dua kegiatan utama dalam acara kali ini, yaitu memamerkan hasil karya pembelajaran siswa selama semester 2 dan pentas seni kelas paralel. Beragam karya projek P5 setiap paralel kelas dipajang sedemikian rupa sehingga menarik minat pengunjung untuk mampir layaknya pameran.

Stand kelas 4 misalnya, mereka memamerkan kumpulan karya literasi siswa yang sudah dicetak sebagai buku. Ada lagi stand kelas 5 yang memajang beragam makanan khas kota Solo ikut diantaranya selat dan soto.

Stand kelas 1, kelas 2, dan kelas 3 pun tak mau kalah, beragam hasil karya kreasi barang-barang bekas pun ikut mewarnai stand pameran. Ada bunga hias yang terbuat dari tutup botol plastik mineral, ada robot–robotan dari kardus bekas, dan masih banyak lagi.

Salah satu siswa dari kelas 1D, Abdul Roziq menyatakan kesannya, “Aku senang acara nya seru banyak yang jualan, kemarin aku dibantu bapakku membuat kreasi dari kardus bekas membuat jam waktu sholat”.

Wahyudi Nugroho, S. Si, selalu ketua panitia menyampaikan, “Tujuan dari kegiatan ini adalah memameekan hasil karya Projek P5 dari siswa, menumbuhkan semangat kolaborasi dan kreativitas antar kelas paralel serta memupuk rasa kebersamaan/persatuan antar kelas. Harapannya ke depan para siswa lebih termotivasi dalam belajar dan berkarya”.

Acara bertambah meriah saat pentas seni setiap kelas paralel ditampilkan. Ada yang menampilkan gerak lagu, mini drama, puisi, dan permainan alat musik perkusi serta tiup. Bazar makanan dari para pengurus POMG pun ikut meramaikan kegiatan ini.

Menjelang adzan dhuhur berkumandang, acara gelar karya dan pentas seni ini pun ditutup. Sampai jumpa di acara gelar karya semester depan. (Wln)