Perkuat Literasi dengan Mencari Arti melalui KBBI

SOLO–Literasi dewasa ini semakin terpinggirkan. Minat baca warga Indonesia untuk membaca buku semakin menurun. Pun dengan toko-toko buku yang gulung tikar. Hal ini menjadi perhatian penting di dunia pendidikan, salah satunya anak-anak kelas 3 SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta.

Cuaca merupakan tema yang diangkat dalam pembelajaran di awal semester 2 ini. Pembahasannya seputar kegiatan dan peristiwa keseharian. Meski demikian, pada tema ini mengandung kosakata baru. “Sebelum mencari arti menggunakan KBBI, para siswa diajari tata cara penggunaannya sehingga mudah mempraktikkannya,” papar Indah Sri Rahayu, SS, selaku guru tematik kelas 3.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kini mulai ditinggalkan sehingga banyak yang salah kaprah dalam penggunaan kata. Karena itu, sekolah dengan perpustakaan terakreditasi A ini menyediakan berbagai kamus. Dengan memahami arti, siswa mampu menggunakan kata yang sesuai secara lisan maupun tulisan, utamanya pada materi cuaca.

Proses kegiatan belajar mengajar kali ini diawali dengan mencari kata di layar dalam bentuk wordwall. Dari kata yang ditemukan, siswa kemudian berkelompok secara mandiri mencari arti kata. Jika sudah ditemukan, guru membantu menuliskan di layar untuk membantu siswa lain mengetahui arti kata tersebut.

Sekolah Dasar dengan tagline Terdepan dalam Kebaikan ini mendukung adanya kegiatan belajar mengajar yang aktif antara sesama siswa maupun dengan guru. Dengan demikian, siswa bisa mengeksplorasi kemampuan tanpa disadari.

Alaric Abrisam S, salah satu siswa kelas 3A mengungkapkan bahwa aktivitas belajar dengan mencari kata di KBBI ini sangat menyenangkan. “Ini menarik dan waktu cari arti seperti main-main ternyata belajar,” tandasnya. (isr)