Dua Siswa SDIT Nur Hidayah Ikuti Lomba Penyiar Anak

Siang itu, Kamis (25/07) Ustadz Waskito, S.Pd selaku Kepala SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta bertandang ke kelas 5D yang berada di lantai 3 gedung timur untuk menemui guru kelas 5D. Dalam pertemuan itu beliau meminta guru kelas 5D untuk mencarikan 2 siswa SDIT Nur Hidayah yang berdomisili di Kota Solo untuk mengikuti Lomba Penyiar Anak yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Surakarta.

Penyelenggaraan Lomba Penyiar Anak ini bertujuan untuk menyebarluaskan Informasi Pemerintah Daerah dan memberi wadah kepada para siswa dalam menyalurkan bakat penyiaran. Ada pun syarat dan ketentuan dari lomba tersebut adalah siswa SD kelas IV sampai dengan siswa kelas VI. Peserta mengirimkan rekaman suara lengkap dengan video menggunakan HP atau kamera dengan naskah dari Radio Konata Radio Anak Surakarta berupa Opening Program dan News dengan durasi maksimal 5 menit.

Akhirnya siang itu juga diadakan seleksi singkat dan cepat dari siswa yang tinggal di Surakarta baik putra maupun putri. Terpilihlah 2 siswa atas nama Salma Ruwaidah dan Mishal Ahmad Haniya.

Saat itu juga, Ustadzah Nunuk Purnawati, S.Pd melatih dan membimbing karena batas pengiriman rekaman maksimal Sabtu (27/07) via Instragam untuk Opening Program dan News via WhatsApp.

Pagi harinya, Jumat (26/07) Salma Ruwaidah dan Mishal Ahmad Haniya melakukan rekaman di Kantor Yayasan Nur Hidayah Surakarta. Rekaman dibimbing oleh Ustadzah Nunuk Purnawati bersama Ustadzah Rani Arba’ati dan Ustadz Budi dari Syiar Nur Hidayah. Hasil rekamanpun dikirimkan oleh Ustadz Waskito selaku Kepala Sekolah ke Instagram yang ditag Radio Konata Radio Anak Surakarta. Beliau juga mengirimkan kedua rekaman ke panitia melalui Whatshapp.

Dari peserta yang mengikuti lomba Penyiar Anak ini akan diseleksi dan dipilih 10 terbaik. Pengumuman akan disampaikan via instagram@radiokonata. Sepuluh (10) peserta yang lolos seleksi awal akan tampil langsung tanggal 4 Agustus 2019 di Car Free Day Slamet Riyadi Solo dan akan diambil 3 juara. Pemenang akan mendapatkan hadiah Piala Walikota, piagam, dan uang pembinaan.

Salah satu peserta lomba Salma Ruwaidah mengatakan, “Aku senang bisa bisa terpilih dalam lomba ini karena dapat pengalaman berharga bagaimana menyiarkan sebuah ‘Opening Program dan News’ dengan menggunakan rekaman. Seakan-akan bisa merasakan menjadi penyiar radio anak yang sesungguhnya.” *(Nunuk/emyu)