Manfaatkan Kardus Bekas, Siswa SDIT Nur Hidayah Merangkai Rangka Organ Gerak Manusia

Media belajar merupakan satu komponen penunjang kegiatan belajar mengajar. Media pun tak selalu mewah dan mahal. Bahan pembuatan sarana belajar juga bisa kita temukan di lingkungan sekitar.

Hal ini dipraktikkan oleh siswa-siswi kelas 5 SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta. Menggunakan kardus bekas, mereka merangkai rangka organ gerak manusia. Kegiatan ini masih dalam bingkai pembelajaran tematik tema 1 Organ Gerak Hewan dan Tumbuhan.

“Kardus itu dipotong lalu ditempelkan pada bagian-bagian rangka manusia. Kemudian bagian rangka tersebut, kita rangkai menjadi kesatuan menggunakan tali rafia atau kenur,” papar Susilo Wardhani, S.Pd, guru kelas V saat memandu kegiatan tersebut.

Pembuatan rangkaian rangka ini tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu belajar. Lebih dari itu, proses membuat rangkaian rangka juga memberikan pembelajaran tersendiri untuk para siswa. Pasalnya mereka juga harus berlatih bekerja sama dalam tim pada pembuatan karya itu. Mereka juga belajar lebih teliti karena harus menempelkan rangka dengan tepat. Di akhir sesi, para siswa dilatih berani untuk mempresentasikan hasil karyanya. Masing- masing anggota dalam kelompok menjelaskan nama bagian bagian organ gerak atas dan bawah pada manusia, sementara teman yang lain menilai. Ini merupakan salah satu bentuk penilaian teman.

“Kelompok kami kompak bekerjasama. Jadi cepat selesai,” ujar Yusron Habibullah, salah satu siswa kelas 5B. Di sela kesibukannya mengajar, Nunuk Purnawati S.Pd, koordinator guru paralel kelas V menandaskan, “Penggunaan media kardus bekas juga sebagai langkah mendukung program sekolah Adiwiyata.” * (Indah)