SDIT Nur Hidayah Menggiatkan Budaya Menulis Guru

Tahun pelajaran baru 2019/2020 baru berjalan sepekan. Gelora pembelajaran di SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta terasa dinamis dan semarak. Beragam kegiatan mengisi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dikemas dengan kreatif dan inovatif pada tiap jenjang paralelnya. Dari kelas 1 sampai 6 semua berupaya menyuguhkan pembelajaran yang melecut semangat belajar para peserta didiknya.

Kreativitas para guru dalam mengemas kegiatan sekolah, mereka laporkan dalam bentuk pers release. Para guru di setiap paralel menuliskan kronologis dan deskripsi berjalannya kegiatan secara runtut sebagaimana rilis dibuat, dilengkapi dengan foto kegiatan. Tulisan ini kemudian dikirimkan ke bagian Humas SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta. Rilis yang dikirim akan masuk dapur editor dan penayangannya oleh Tim Media Sosial SDIT Nur Hidayah Surakarta. Saat rilis dimuat media web SDIT Nur Hidayah Surakarta maka paralel yang mengirimkan tersebut akan mendapat satu medali. Jika rilis yang dibuat tembus media daring eksternal, maka akan ditambah sebanyak satu buah medali. Apabila rilis dimuat di media cetak (koran atau majalah) luring, maka akan menambah dua buah medali. Di akhir semester, Humas SDIT Nur Hidayah Surakarya akan menganugerahkan Humas Awward kepada paralel sebagai bentuk apresiasi pada karya tulisan para guru ini. Penganugerahan ini diurutkan peringkatnya sesuai dengan perolehan medali.

Dengan kemasan seperti ini para guru termotivasi untuk menuliskan kegiatan-kegiatan yang ada di kelas masing-masing. Selain itu juga membuat para guru semakin tertantang untuk menyajikan pembelajaran yang tak sekedar bermanfaat namun juga menarik sehingga bisa untuk dibagikan ke khalayak umum.

Ustadz Muhammad Ihsan, S. Pd., salah satu guru yang pernah mendapat Humas Awward atas ketekunannya mengirimkan rilis menuturkan, “Saya sebenarnya juga belum pandai dalam hal tulis menulis, namun saya memberanikan diri untuk mencoba. Kalau bukan sekarang kapan lagi kita mulai.” Adapun Ustadzah Sri Winarni, S. Si, salah satu tim media sosial Humas SDIT Nur Hidayah Surakarta menuturkan, “Selain sebagai wadah agar terbentuk budaya menulis bagi para guru, selebihnya melalui rilis kegiatan kelas ini bisa menjadi salah satu cara syiar kebaikan yang telah dilaksanakan di SDIT Nur Hidayah Surakarta. Oleh karenanya tagar tim media sosial sekolah kita adalah rilis sama dengan syiar, mari berfastabiqul khoirot mensyiarkan kebaikan. Hal ini selaras dengan tujuan awal didirikannya sekolah ini yakni adanya SDIT Nur Hidayah adalah sarana dakwah di bidang pendidikan Alhamdulillah dalam satu pekan pertama di tahun ajaran 2019/2020 ini sudah ada 33 rilis yang kami upload/tayangkan di web sekolah. Bahkan beberapa rilis tembus termuat di media daring eksternal.” *(Yan/emyu)