Microteaching Pembelajaran Littaqwa

‍Pagi ini, Sabtu (20/17) Aula Gedung Timur SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta tampak riuh oleh suara para pengajar Alquran yang tengah melaksanakan kegiatan microteaching pembelajaran littaqwa. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran Alquran pada tahun pelajaran 2019-2020.

Para pengajar Alquran diharapkan memiliki metode yang sama dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Selama berlangsungnya kegiatan ini, Ustadz Ali Mashudi, Al-Hafidz yang merupakan koordinator tim guru Alquran hilir mudik  memberikan arahan pada kelompok-kelompok kecil microteaching. Asa dan harapan akan kemajuan pendidikan Alquran dan tahfidz di SDIT Nur Hidayah Surakarta tergambar jelas di pelupuk matanya. Tiada henti beliau menyuntikkan  semangat pada para anggotanya.

Bahkan dalam kegiatan microteaching ini, ustadz Bahruni Arsyad selaku Kepala Alquran Center Yayasan Nur Hidayah juga hadir mengikuti seluruh kegiatan. Dalam pembukaannya, beliau menyampaikan, “Kita sangat berharap akan adanya perubahan baru dalam pengembangan pendidikan Alquran di SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta. ‍‍‍Metode merupakan sebuah cara agar seseorang dapat membaca Alquran secara efisien dan efektif. Dengan menggunakan metode, maka kegiatan pembelajaran tahfidz dan tilawah Alquran akan lebih cepat tercapai tujuannya daripada jika tidak menggunakan metode.”

“Untuk itu diadakannya kegiatan microteaching yang merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan refresh metodologi ini diharapkan selain guru terus melakukan pembenahan dalam kegiatan pendidikan Alquran baik dalam hal tilawah maupun tahfidz, siswa juga memiliki antusiasme yang tinggi sehingga tujuan dari pembelajaran Littaqwa bisa tercapai,” harapnya. *(Fauziyah/emyu)