Pohon Harapan, Membangun Kesungguhan dalam Belajar

Man jadda wa jada, begitu kata pepatah arab yang artinya siapa yang bersungguh-sungguh akan mendapatkan hasil. Siapa yang punya kesungguhan, target, dan cita-cita pasti akan mendapatkannya. Karena dimana ada kemauan pasti disitu ada jalan. Atas dasar itulah perlu kiranya menumbuhkan kesungguhan dalam belajar dan meraih prestasi.

Oleh sebab itu, salah satu kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) kelas 3 SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta adalah dengan membuat pohon harapan. Rabu (17/07) di hari ketiga kegiatan MPLS para siswa bersama-sama membuat bentuk daun dengan kertas asturo warna-warni. Setelah selesai mereka mulai menuliskan harapannya selama di kelas 3.

Daun yang berisi harapan tersebut ditempel di pohon kertas yang sudah disediakan dan ditempel di pintu kelas. Sehingga harapan yang ditulis siswa akan mudah dibaca dan diingat. Akbar Nurizky (9) menuturkan, “Aku ingin di kelas 3 ini mendapat nilai 100 semua.” Sementara itu, Fadli Khairy Rahman (9) murid baru pindahan dari Jakarta dengan malu-malu menyerahkan daun harapannya yang tertulis ingin hafal juz amma, yaitu kumpulan surat Alquran juz 30.

Ustadzah Pipit Anugraheni, S.Pd. selaku koordinator guru paralel kelas 3 menyampaikan, “Pembuatan pohon harapan di masing-masing kelas bertujuan untuk memotivasi belajar siswa untuk meningkatkan prestasinya selama di kelas 3 sesuai dengan yel-yel kelas 3 yaitu menjadi siswa religius, mandiri, dan berprestasi.” *(Ningrum/emyu)