Masa PLS, Kelas 5 SDIT Nur Hidayah Asah Jiwa Kepemimpinan

Bangunlah wahai anak bangsa kita bina kekuatan jiwa tempuh rintangan perjuangan

Suara nasyid menggema dari lantai 3 gedung timur SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta (Selasa,16/7). Lagu berbahasa Melayu ini sangat mengena di hati para siswa. Siswa-siswi kelas 5 mengisi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada hari kedua ini dengan mengasah jiwa kepemimpinan. “Kunci dari jiwa kepemimpinan adalah pendidikan (tarbiyyah),” demikian disampaikan oleh Ustadzah Susilo Wardhani, S.Pd sebagai pemateri pagi ini.

Para siswa menyimak pemaparan motivasi dengan antusias. Terlebih ketika Kisah Al-Fatih penakluk Konstantinopel disampaikan. Namun kehebatan Al-Fatih tidak dimiliki secara instan. Pembentukan karakter sejak dini melalui kisah tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran kepada para siswa.

Untuk menjadi pemimpin ternyata banyak yang harus dilakukan, menjaga ibadah dan terus belajar,” ungkap Anarida, salah satu siswi kelas 5D, berkesimpulan setelah mendapatkan pemaparan materi Jiwa Kepemimpinan.

Negara Indonesia sebagai salah satu negara dengan penduduk mayoritas beragama Islam, sudah selayaknya menanamkan jiwa kepemimpinan melalui ajaran agama. Kepekaan terhadap bangsa dan negara haruslah dipupuk sejak dini. Hal ini diharapkan agar kelak ketika dewasa para siswa menjadi pemimpin yang amanah, terutama bagi dirinya sendiri.

Kami memberikan motivasi ini kepada para siswa agar mulai sekarang mereka siap menempuh menghadapi tantangan di masa mendatang. Hal ini terutama untuk mempersiapkan mereka sukses belajar di jenjang kelas 5 ini,” pungkas Nunuk Purnawati, S.Pd selaku koordinator guru paralel kelas 5. *(Indah/emyu)