SDIT Nur Hidayah Berbagi Zakat Untuk Warga Kerten

Karena Islam mengajarkan bahwa berkasih sayang dan peduli itu akan menghidupkan hati. Karena Islam mengajarkan bahwa peduli itu tidak berhenti di hati, namun diwujudkan dalam bentuk aksi.

Hari masih pagi ketika serombongan warga Kerten memasuki gerbang SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta. Wajah mereka sumringah. Para ustadz ustadzahpun menyambut mereka dengan ramah. Setelah menyapa dan ramah tamah sesaat, para among tamu ini menunjukan tempat pengambilan beras zakat dan sedekah.

Selasa (28/5) SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta mengadakan aksi peduli bagi warga Kelurahan Kerten dalam bentuk kegiatan pembagian zakat beras dan sedekah. Sejak pukul 08.00 WIB sejumlah warga sudah berdatangan silih berganti. Para petugaspun menyambut dan melayani dengan sepenuh hati. Bahkan beberapa dialog ringan dan canda yang diselingi tawa bersama beberapa kali terdengar. Suasana kekeluargaan tampak nyata.

Ibu Fathonah (53th) salah satu warga RT 01 RW XI yang ikut menerima bingkisan beras zakat mengungkapkan rasa syukurnya, “Alhamdulillah, saya senang dan berterima kasih kepada SDIT Nur Hidayah atas kepedulian dan bantuannya ini. Ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga SDIT Nur Hidayah ke depan akan semakin baik.”

Ustadz Sriyoko, S. HI, S. Pd, selaku koordinator Pengelolaan Zakat SDIT Nur Hidayah 1440 H ini menginformasikan, “Sejak tanggal 8 – 25 Mei 2019 SDIT Nur Hidayah mengadakan pengumpulan Zakat Infaq Sodaqah dan  Wakaf (ZISWAF) dari orang tua siswa. Alhamdulillah terkumpul  Zakat fitrah: Rp. 14.190.000, Infaq/sodaqoh: Rp. 12.957.000, Zakat Maal: Rp. 15.140.000 dan Wakaf dan grawadi:Rp. 16.380.000. Dana ini panitia kelola sesuai ketentuan syariat. Salah satunya adalah terselenggaranya kegiatan pagi hari ini yakni pembagian beras zakat fitrah dan sejumlah uang kepada 190 warga RW XI, RW XII, RW XIII kelurahan Kerten. Data warga ini kami peroleh langsung dari ketua RT setempat yang insyaallah mengetahui persis warga yang membutuhkan dan memenuhi kriteria sebagai mustahiq (penerima zakat). Selain itu juga dibagikan kepada 11 lembaga dan masjid yang memasukkan proposal bantuan zakat kepada panitia. Dari kegiatan ini sekolah menjadi salah satu jembatan sosial ekonomi dari orang tua siswa kepada warga sekitar sekolah. Tentunya juga menguatkan rasa kepedulian kepada lingkungan sekitar. Sekolah hadir tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tempat belajar murid, namun dapat pula membawa manfaat bagi warga lingkungan sekolah. Sehingga Ramadan ini benar-benar menjadi Ramadhan yang barokah bagi keseluruhan orang tua, lembaga, dan warga masyarakat.” (*Yan)

Anugerah Bintang Puasa

Ada banyak cara untuk memberi motivasi kepada anak untuk dapat berlatih menunaikan ibadah puasa dengan sungguh-sungguh. Salah satunya dengan memberi anugrah atau reward. Seperti yang dilakukan oleh ustadz-ustadzah guru kelas 1 SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta.

Hari ini, Sabtu 25 Mei 2019 adalah hari terakhir siswa masuk sekolah sebelum libur Idul Fitri 1440 H. Untuk menutup rangkaian agenda Penilaian Akhit Tahun (PAT) dan Pesantren Ramadhan 1440 H, diadakanlah Anugrah Bintang Puasa. Acara dimulai dari Tahfidz pagi surat-surat dalam Juz’amma, sholat dhuha, membuat kolase masjid dari kertas lipat warna warni, dan dilanjutkan dengan Anugrah Bintang Puasa.

Semua siswa mendapatkan medali bintang Ramadhan dan bingkisan karena mereka sudah berlomba- lomba berlatih berpuasa, baik puasa setengah hari maupun puasa penuh.
Medali ini akan dibawa pulang dan dipajang di rumah masing-masing siswa.

Menurut Ustadzah Kara Ayu, S.Pd, salah satu Ustadzah guru kelas 1 menyampaikan, “Kegiatan ini untuk memotivasi siswa agar semangat berpuasa, sehingga menjalani puasa dengan rasa senang.” Sementara Muhammad Damar Wicaksono (7th), salah satu siswa kelas 1 menceritakan betapa senangnya mendapat bintang puasa. “Bintang puasaku nanti aku paku di kamar tamu. Biar aku selalu ingat kalau sedang puasa. Soalnya kemaren aku lupa makan”, ungkapnya dengan terkekeh dan gaya khas polos anak anak.

Acara foto bersama dengan mengenakan medali menjadi akhir kegiatan kali ini. Ustadzah Sutarmi, S.PdI selaku pengampu Pendidikan Agama Islam menutup acara penganugerahan Bintang Puasa dengan memberikan semangat para siswa untuk melanjutkan puasa Ramadhan sampai selesai nanti. (*Ningrum)

Berbagi Parcel Lebaran Saat Pesantren Ramadhan

Jumat (24/5) bertepatan dengan 19 Ramadhan 1440 H siswa-siwi kelas 1 SD Islam Terpadu (SDIT) Nur Hidayah mengadakan Pesantren Ramadhan yang bertemakan Berbagi Kebahagiaan di bulan Mubarok. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk memupuk rasa kepedulian pada anak dengan berbagi kepada sesama, mempraktikkan kerjasama dengan kerja kelompok ketika membuat parcel lebaran, serta mengasah kreativitas anak.

Rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan antara lain Pertama Tahfidz pagi (menghafalkan surat surat dalam juz’amma), Kedua Salat dhuha dan doa salat dhuha, Ketiga Membuat dan menghias ucapan seusai tema (Aku Suka Berbagi) serta yang keempat adalah merangkai parcel dan membagikan kepada yang berhak menerimanya.

Barang-barang yang dibawa anak anak beragam sesuai kelompoknya. Ada yang membawa sirup, minyak, gula, dan lainnya. Khadijah Mufida (7th) menyampaikan “Membuat parcel itu menyenangkan, awalnya merasa tidak bisa tetapi setelah dilakukan bersama sama ternyata jadi mudah.”

Rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan 1440 H diakhiri dengan acara berbagi bersama. Acara yang diawali yel-yel ini dipandu Ustadz Sugeng Sugiharto,S.Ag selaku koordinator kelas 1.

Ustadzah Siti Aminuriyah, S.Ag, S.Pd selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa, “Kegiatan ini menjadi sarana para siswa berlatih berbagi sejak dini. Acara ini juga dihadiri perwakilan dari Cleaning Service dan Satpam SDIT Nur Hidayah. Parcel lebaran hasil kreasi anak-anak disalurkan kepada Satpam, Cleaning Service, dan Supeltas.”

Nida (7 th) salah satu siswa kelas 1, saat acara perkenalan dengan Cleaning Service mengatakan “Bapak dan ibu cleaning Service sudah banyak berbuat baik dan membantu kita. Kita ingin berterima kasih dengan berbagi parcel karya kami sendiri.”

Kegiatan ini semoga menjadi pengalaman berharga untuk para siswa ke depannya sebagai pembentukan karakter mulia. Kelak ketika telah menjadi pejabat atau pengusaha sukses, terus ingat untuk melakukan kebajikan, salah satunya dengan berbagi kepada sesama,” tutup Ustadz Sugeng Sugiharto, S.Ag. (*Lely)

Tilawah Al Qur’an Usai Kerjakan Soal PAT

Ada yang unik dilakukan para siswi kelas IVC SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta selesai mengerjakan soal Penilaian Akhir Tahun (PAT) tahun pelajaran 2018 / 2019.  Selesai meneliti dan memaksimalkan pekerjaan menyelesaikan soal demi soal, mereka tampak tenang dan khusyuk memanfaatkan waktu luang untuk membaca (tilawah) Alquran. Tentu sambil menunggu bel tanda akhir waktu pengerjaan soal berbunyi.

Jumat (17/05), merupakan hari ke-5 Penilaian Akhir Tahun (PAT). Jam di dinding menunjukkan pukul 08.15, para siswi kelas 4C SDIT Nur Hidayah Surakarta nampak masih bersemangat berjibaku mengerjakan soal-soal Tematik tema 9. Meskipun saat ini mereka dalam kondisi berpuasa, bukan menjadi penghalang baginya untuk mengerjakan soal semaksimal dan sesempurna mungkin. Doa bersama dan murojaah hafalan Alquran tadi pagi menambah kekhusyukan dan ketenangan saat mengerjakan soal.

Usai murojaah Alquran bersama, mereka bersegera menyiapkan alat tulis. Soal pun dibagikan oleh pengawas ruang. Sembari menunggu bel dimulainya mengerjakan, mereka mengisi identitas dulu di bagian atas lembar pertama pada soal. Bel tanda dimulainya mengerjakan berbunyi, pengawaspun meminta para siswa mengucap basmallah, agar diberi kemudahan dan kelancaran. Mereka pun mengerjakan dengan tenang dan teliti.

Yang cukup unik dan menarik, di saat para siswa sudah selesai mengerjakan tes dan meneliti kerjaannya, sambil menunggu waktu pengumpulan, sebagian besar siswi kelas IVC memilih untuk tilawah Al quran. Sejuk rasanya menyaksikan para siswi lebih memilih tilawah dibandingkan aktivitas lain yang kurang memberikan manfaat.

Nadhilah Syifa’ Adlina (10 th), salah satu siswa kelas IVC yang telah berhasil mengkhatamkan tilawah 30 juz di hari ke-12 bulan Ramadhan ini. Saat ditanya kiat-kiatnya bisa khatam 30 juz dalam waktu 12 hari, ia menyampaikan, “Kemarin di awal Ramadhan kan ada 2 hari libur, jadi aku bisa lebih banyak tilawah. Tapi pas PAT ini aku biasanya tilawah 1 juz habis shalat Subuh.”

Endah Sri Handayani, S.Pd., wali kelas IVC menuturkan, “Sejak hari pertama pelaksanaan PAT, memang mereka memanfaatkan waktu luang, termasuk setelah selesai mengerjakan dan meneliti pengerjaan soal PAT, untuk tilawah Alquran. Mereka melakukan mandiri dan inisiatif sendiri. Alhamdulillah, tadi pagi coba saya cek terkait capaian target tilawah, selain Syifa, ada 11 anak yang lain yang juga sudah menyelesaikan tilawah minimal 12 juz sejak awal bulan Ramadhan. Semoga mereka kelak tumbuh menjadi generasi qur’ani dan dimudahkan untuk menjadi para penghafal Al Qur’an.” *(Endah SH)

Tetap Semangat Mengerjakan Tes PAT di Bulan Puasa Ramadhan

Para siswa kelas 2 SDIT Nur Hidayah Surakarta terlihat tenang dan semangat mengerjakan tes Penilaian Akhir Tahun (PAT). Pelaksanaan tes PAT ini terhitung dari hari Senin (13/5) sampai hari Senin (20/5) berikutnya.

Sebelum pelaksanaan tes para siswa melakukan kegiatan majelis pagi yang terdiri dari do’a dan murojaah surat dalam Al Qur’an. Pada hari kedua tes ini, selesai majelis pagi, pengawas membacakan tata tertib selama tes sekaligus memberi motivasi kepada siswa.

Salah satu guru kelas 2, Qomariyah, S.S., S. Pd menasehatkan kepada siswa untuk mengutamakan kejujuran dan kesungguhan, “Dalam melaksanakan tes ini anak-anak hendaknya diiringi dengan menjaga sholat lima waktunya, berdoa kepada Allah dan meminta doa restu orang tua sebelum berangkat sekolah. Saat mengerjakan tes pun anak-anak harus mengutamakan kejujuran dan berupaya sungguh-sungguh untuk menyelesaikan sebaik-baiknya. Tujuannya agar tes ini bisa menjadi amal solih kita di hadapan Allah.”

Setelahnya pengawas membagikan soal tes, para siswa mengerjakan soal dengan penuh tenang dan semangat meskipun dalam keadaan berpuasa Ramadhan.

Nadhia Mukhbita Ramadhani (7) salah satu siswi kelas 2, dengan muka ceria mengungkapkan , “Aku biasa saja mengerjakan tes meskipun sedang puasa. Sama ketika tes di waktu bukan ramadhan. Malahan senang saat ramadhan karena doa orang puasa mudah dikabulkan oleh Allah. Semoga hasil PAT ku bagus.”

Adapun Eni Hestuti, S.S., S.Pd, selaku koordinator kelas 2 menyampaikan, “PAT kali ini bersamaan para siswa menunaikan kewajiban berpuasa ramadhan. Kita selaku guru memotivasi para siswa untuk lebih bersyukur dan tetap semangat. Bersyukur karena di bulan penuh barokah dan doa dikabulkan. Sejarah Islam mengajarkan bahwa di bulan mulia ini pula banyak peristiwa bersejarah umat Islam tertoreh meraih kemenangan dalam perjuangannya. Jadi puasa bukan kendala untuk meraih hasil terbaik. Termasuk perjuangan meraih hasil terbaik di tes PAT ini.” (*Yan)

Kelas 1B SDIT Nur Hidayah Adakan POMG

Ahad (5/5/2019), walaupun hari libur dan cuaca terasa terik, namun tidak menyurutkan semangat orang tua siswa untuk menghadiri acara Paguyuban Orang Tua Murid dan Guru (POMG) kelas 1B SDIT Nur Hidayah Surakarta. Acara POMG kali ini diadakan di rumah Bapak Edi Tri Purnomo di Pucangsawit, Jebres, Surakarta. Acara dilaksanakan pada pukul 13.00 yang dihadiri oleh orang tua/wali murid, para siswa, dan guru kelas 1B.

POMG kali ini memilih tema Pendidikan Anak dengan pembicara Ustadzah Nursilaturoah, Lc. Beliau menyampaikan, “Pendidikan anak di usia 0-7 tahun yang sangat penting untuk masa depan mereka. Pembentukan akidah yg lurus harus ditanamkan sejak kecil agar anak teguh dalam iman dan Islam. Selain aqidah, akhlakul karimah juga harus ditamamkan agar anak memiliki kepribadian yang baik.”

Bapak Nur Rahman, orang tua ananda Ilma selaku ketua POMG 1 B menyampaikan rasa syukur dan salut atas kehadiran orang tua yang secara prosentase meningkat dibanding POMG sebelumnya.

Ustadzah Siti Aminuriyah, S.Ag. S,Pd selaku wali kelas 1B menyampaikan tentang pelaksanaan PAT (penilaian akhir tahun) yang dimulai tgl 13-20 Mei 2019. Diharapkan para siswa bisa semangat belajar di bulan Ramadhan. Juga disampaikan Program Motivasi semangat berpuasa di bulan Ramadhan untuk para siswa. *(Iin/emyu)

Mempersiapkan Anak untuk Puasa Ramadhan

Sabtu (4/5/2019), walaupun cuaca siang ini terasa terik, namun tidak menyurutkan semangat orang tua siswa-siswi kelas 1C SDIT Nur Hidayah Surakarta untuk menghadiri acara Paguyuban Orang Tua Murid dan Guru (POMG) Kelas 1C SDIT Nur Hidayah. Acara POMG kali ini diadakan di Rumah Makan milik Bunda Uki (orang tua dari Ananda Nabil). Acara dilaksanakan pada pukul 13.00 yang dihadiri oleh orang tua/wali murid dan guru kelas 1C.

POMG kali ini diadakan untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1440 H. Tema yang diangkat adalah Mempersiapkan Anak untuk Puasa Ramadhan dengan pembicara Ibu Dinar Handayani, S.TP. Dalam pemaparan materinya beliau menyampaikan, “Anak-anak sangat dianjurkan untuk belajar berpuasa, karena dengan berpuasa anak-anak dapat meningkatkan kecerdasan secara emosional.”

Ibu Dinar juga berbagi tips bagaimana cara kita selaku orang tua, dalam membimbing dan mendampingi anak-anak kita dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan ini. Pertama,dalam mengajarkan puasa sebaiknya orang tua memberikan kepercayaan kepada mereka. Kepercayaan itu berupa motivasi agar mereka mampu menjalankan ibadah ini. Tanamkan kepada mereka, bahwa puasa adalah suatu kegiatan yang sangat luar biasa.

Kedua, kerjakan semampumu. Jangan memaksa anak, agar mereka melakukannya secara suka rela. Ketiga, beri keteladanan. Kita sebagai orang tua harus memberi contoh yang baik untuk anak-anak kita. Selain dari orang tua, contoh keteladanan dapat diberikan dari kisah-kisah di masa Rasulullah SAW. Keempat, beri mereka reward, dengan reward mereka akan semakin bersemangat dalam menjalankan ibadah puasa ini.

Ibu Devina, orangtua Ananda Mahrin Zulfa mengatakan, “Acara ini sangat bermanfaat bagi kami selaku orang tua, agar kami mendapat pengetahuan dan bekal untuk mendampingi putra putri kami dalam melaksanakan puasa Ramadhan tahun ini.”

Ustadzah Leli Firli Rohmani,S.Psi selaku wali kelas 1C juga menyampaikan tentang kegiatan SDIT Nur Hidayah Surakarta di akhir semester. Juga disinggung tentang persiapan serta program motivasi puasa Ramadhan di kelas semoga menambah semangat anak-anak dalam melaksanakan puasa Ramadhan 1440 H. *(Ayu/emyu)

Sukacita Kelas 1 SDIT Nur Hidayah Sambut Ramadhan 1440 H

Awali ramadhanmu

Dengan semangat baru

Ramadhan bulan mulia

Semua bergembira

Begitulah sepenggal yel-yel pawai ramadhan siswa-siswi kelas 1 SDIT Nur Hidayah Surakarta. Ya, hari ini, Sabtu (04/05/2019) siswa-siswa, guru dan karyawan SDIT Nur Hidayah melasanakan Tarhib Ramadhan 1440 H.

Acara yang dimulai pukul 7 pagi, diawali dengan penampilan yel-yel ramadhan dari siswa-siswi paralel dari kelas 1 sampai kelas 5. Setelah selesai yel-yel ditampilkan, tiba saatnya tarhib ramadhan dengan melaksanakan pawai jalan kaki di jalan kampung sekitar sekolah. Pawai dibagi menjadi 2 jalur. Kelas 1 dan 2 di sekitar sekolah, sedangkan kelas 3-5 di wilayah agak jauh.

Becak hias diisi oleh ustadz yang menyampaikan informasi dan memotivasi masyarakat untuk berpuasa. Sedangkan siswa siswi berjalan di belakangnya sambil membawa poster tentang ramadhan dan membagikan bingkisan yang sudah disiapkan dari rumah untuk dibagikan ke masyarakat sekitar.

Ustadzah Sutarmi, S.PdI, salah satu guru kelas 1, sekaligus selaku panitia kegiatan menjelaskan, “Dengan kegiatan tarhib diharapkan siswa bisa menyambut Ramadhan penuh gembira, ceria, semangat, menumbuhkan kecintaan kepada Allah dan Rasul dengan menjalankan perintahNya serta belajar syiar menyampaikan kepada masyarakat datangnya bulan Ramadhan.

Sementara itu dengan melaksanakan tarhib keliling diharapkan masyarakat ikut serta menyambut Ramadhan dengan suka cita dan bersemangat menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan khusyuk.
*(Ningrum/emyu)

Marhaban Yaa Ramadhan 1440 H, SDIT Nur Hidayah Gelar Tarhib Ramadhan

Keriuhan ٍpenuh suka cita tampak di Halaman Gedung Barat SDIT Nur Hidayah pagi ini, Sabtu, 4 Mei 2019. Anak-anak bergembira dengan memakai topi kreativitas berwarna-warni, serta membawa poster bertuliskan aneka motivasi tentang Ramadhan. Marhaban Yaa Ramadhan 1440 H. Hari ini, SDIT Nur Hidayah gelar pawai Tarhib Ramadhan yang mengawali rangkaian kegiatan Ramadhan di sekolah yang lekat dengan budaya Islami ini.

Sekitar pukul 07.00 WIB, acara dibuka dengan lantunan Surat Adh-Dhuha berjamaah oleh seluruh peserta Tarhib Ramadhan, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala SDIT Nur Hidayah, Ustadz Waskito, S.Pd., yang menyampaikan tentang motivasi berpuasa. Yel-yel semangat puasa dari setiap paralel kelas kemudian semakin memeriahkan suasana tarhib. Suara  jimbe ataupun bekas galon air minum dari beberapa siswa pun terkadang terdengar mengiringi yel-yel para peserta dan menambah semangat mereka.

Tarhib Ramadhan 1440 H diikuti sekitar 600 peserta, baik dari kalangan siswa maupun guru-karyawan ini, dilanjutkan dengan pawai ceria yang terbagi menjadi dua rute. Siswa-siswi kelas 1 dan 2 berkeliling melewati jalur timur, dari SDIT Nur Hidayah menuju Lapangan Segitiga Kerten, lalu melewati pasar buah Kerten. Sedangkan siswa-siswi kelas 3 ke atas berkeliling lewat jalur barat, SDIT Nur Hidayah menuju SMPN 2 Surakarta, perkampungan Jajar dan Kerten, hingga Rumah Makan SS Kerten. Saat pawai tarhib ini, para siswa membagikan jadwal imsakiyah Ramadhan 1440 H, serta berbagi bingkisan kecil ke warga sekitar.

Pada pawai Tarhib Ramadhan kali ini juga dibantu oleh beberapa siswa SMAIT Nur Hidayah yang tergabung dalam Dewan Ambalan SMAIT NH untuk menertibkan jalan. Anak-anak terlihat antusias saat mengikuti pawai. ” Aku senang dengan Tarhib Ramadhan karena seperti ikut pawai. Ada becak hias, berbagai poster dan yang paling aku sukai saat berbagi bingkisan”, ungkap Nahla (8 tahun), siswa kelas 2. Sementara Hilmy (10 tahun), siswa kelas 5 sekaligus salah satu pemimpin yel-yel kelas paralel tim siswa putra mengungkapkan, “Tarhib Ramadhan ini adalah yang ke-5 kalinya kuikuti selama di SDIT Nur Hidayah. Meskipun demikian, aku tetap menyukainya karena sebentar lagi Ramadhan, bisa shalat tarawih.”

Ustadzah Yan Syakila, S. Pd, selaku ketua panitia mengungkapkan, “Kegiatan Tarhib Ramadhan ini adalah kegiatan awal dari serangkaian kegiatan Ramadhan berikutnya. Akan ada pengumpulan ZISWAF pada tanggal 8 – 25 Mei 2019, Pesantren Ramadhan pada 22 – 25 Mei 2019, dan Daurah Ramadhan pada 27 Mei 2019. Kegiatan ini diharapkan dapat memicu semangat menebar kebaikan selama Ramadhan 1440 H baik saat menyambut, di tengah, maupun sampai di penghujung bulan. Tema kegiatan Ramadhan kali ini adalah Bersama Ramadhan, Latih Kejujuran, Raih Kemenangan. Ramadhan datang sebagai hadiah Allah untuk metamorfosis jiwa umat islam. Semoga upaya kita menanamkan kegembiraan menyambut Ramadhan kepada anak didik kita menjadi amal baik bagi kita semua.”

Sementara, Ustadz Waskito, S. Pd., menyatakan sangat mendukung kegiatan sekolah selama Ramadhan. “SDIT Nur Hidayah adalah sekolah berbudaya Islam yang selalu gembira dengan datangnya Bulan Ramadhan. Bulan yang penuh dengan keutamaan dan pahala berlimpah. Tarhib Ramadhan ini adalah program rutin tahunan yang selalu dinanti sebagai syi’ar kepada masyarakat sekitar terkait kegembiraan menyambut bulan yang istimewa ini, bulan yang seyogyanya semua Umat Islam bersukacita menyambutnya.”(*Hum SDIT NH)