SDIT Nur Hidayah Gelar Pelatihan Guru Al Qur’an

Terhitung hari Senin-Rabu(22-24/4/2019) SDIT Nur Hidayah Surakarta mengadakan pelatihan bagi guru Al Qur’an. Bertempat di Nur Hidayah Convention Center (NHCC) sejumlah 26 guru Al Qur’an mengikuti pelatihan dari jam 07.30 – 11.30 WIB. Adapun jadwal pelatihannya terbagi menjadi dua point utama. Pertama pada hari senin (22/4) peserta mengikuti tashih. Kegiatan ini berupa cek kualitas bacaan masing-masing guru. Setiap peserta menunjukan kemampuan baca Al Qur’annya di hadapan pentashih (penguji bacaan Al Qur’an). Peserta akan mendapat catatan terkait kemampuannya dalam tajwid, tartil, fashohah bahkan sampai sifat huruf al qur’an.

Point kedua yakni penguatan  kemampuan dan ketrampilan mengajar. SDIT Nur Hidayah menggunakan metoda dan buku LITTaQWa dalam pembelajaran Al Qur’an. Pada hari Selasa (23/4) sampai Rabu (24/4) kegiatan berupa refresh atau penyegaran cara mengajar dilanjutkan microteaching langsung.

Ustadz Ahmad Rofiqi, salah satu peserta mengungkapkan, “Kegiatan ini kami rasakan sangat bermanfaat. Ibarat pisau kami diasah agar semakin tajam kualitas bacaan pribadi sekaligus kualitas pengajaran kami.”

Adapun ustadz Ali Mashudi Al Hafidz, selaku koordinator Al Qur’an menyampaikan, “Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk ‘quality control’ bagi para guru. Sekaligus upaya penyempurnaan metode LITTaQWa. Pada kesempatan ini kami memakai alat peraga baca LITTaQWa yang sudah ada penyempurnaan. Harapannya kedepan peraga ini akan menjadi sarana utama dalam pembelajaran littaqwa sehingga anak akan lebih mudah dalam memahami konsep yg diajarkan”.

Sedangkan Ustadz Bahruni Arsyad, koordinator Al Qur’an Center Nur Hidayah sekaligus pemateri dalam kegiatan ini menguatkan, “Kekuatan utama dalam pembelajaran Al Qur’an dengan metode LiTTaQWa di Nur Hidayah adalah Guru. Guru harus benar-benar menguasai materi dalam peraga maupun buku LiTTaQWa. Untuk itu di tahun pelajaran 2019/2020 Qur’an Center Nur Hidayah akan mengusahakan memfasilitasi pembinaan tahsin intensif untuk para guru Qur’an.” *(Yan)