WhatsApp Image 2018-08-08 at 07.06.41

Budayakan Cuci Tangan melalui Dongeng, Bernyanyi, dan Praktik

Kelas 1
Sholih
Cerdas
Hebat
Semangat
Oke…!

Yel-yel penyemangat di pagi hari menambah suasana Selasa (07/08) menjadi lebih semangat.
Hari ini menjadi hari yang berbeda daril biasanya. Kegiatan pagi diawali dengan berbaris, tahfidz pagi, dan literasi. Usai kegiatan pagi hari yang sarat akan semangat dan motivasi, siswa-siswi kelas 1 Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nur Hidayah Surakarta mempersiapkan pembelajaran Tematik.

Ningrum Hasanah, S.Pd selaku pengampu pembelajaran tematik mengawali kegiatan pembelajaran denga berkisah tokoh Siti, Edo, Lani, Dayu, Udin, danBeni. Siti membawa makanan oleh-oleh dari orangtuanya. Siti ingin berbagi kepada temantemannya. Edo pun ikut makan oleh-oleh yang dibawa Siti. Sebelum makan semua mencuci tangan terlebih dahulu. Kecuali Edo yang belum mau cuci tangan. Meski sudah diingatkan tetapi Edo tidak memperhatikan ajakan teman-temannya. “Singkat cerita Edo tertidur dan bermimpi bertemu dengan tangan yang penuh kuman. Edo merasa kaget dan takut. Saat terbangun ternyata Edo masih bersama teman-temannya. Ternyata ia tertidur karena kekenyangan,” Bu Ningrum mengakhiri ceritanya.

Cerita tentang Edo dan teman-temannya ini begitu menarik perhatian siswa-siswi kelas 1. Kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Urutan Mencuci Tangan dengan nada lagu “Ampar ampar pisang”.

Ayo kawan kawan
Kita mencuci tangan
Gosok telapak tangan
Gosok punggung tangan
Gosok jari jari
Kaitkan jari jemari
Gosok ibu jari dan gosok ujung jari

Para siswa tampak bersemangat bernyanyi dan mengikuti gerakan yang dicontohkan. “Ustadzah, Aku sudah bisa lagu dan gerakannya!” seru Azka Ali Muafa (6) salah satu siswa kelas 1D dengan penuh semangat. Kegiatan berlanjut dengan memraktekkan urutan mencuci tangan. Semua siswa tampak begitu antusias.

Waka Humas SDIT Nur Hidayah Surakarta, Rahmat Hariyadi, menyampaikan, “Kreativitas guru dalam pembelajar mengenalkan dan memahamkan pengerahuan maupun sikap melalui bercerita, bernyanyi, dan praktik langsung semakin memudahkan dan menggembirakan siswa dalam menguasai materi. Menjadi penguat karakter hidup bersih dan sehat menuju masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan kuat.”

Komentar Facebook
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *