WhatsApp Image 2018-05-16 at 06.18.10

POMG Sarana Sinergi Guru dan Orangtua di SDIT Nur Hidayah

Riuhnya pameran buku di Goro Assalam justru menjadi penguat acara edukasi bagi keluarga besar kelas 1C Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nur Hidayah Surakarta. Sabtu (12/5) para pengurus Paguyuban Orangtua Murid dan Guru (POMG) 1C menyelenggarakan pertemuan seluruh orangtua/walimurid kelas 1C SDIT Nur Hidayah di lantai 2 Masjid Ibadurrahman Goro Assalam. Meskipun udara siang itu panas, namun terasa menyejukkan bagi keluarga 1C yang berkumpul menjalin silaturahim. Terlebih ketika anak-anak melantunkan hafalan surat Al Insyiqoq dengan khusyuk di hadapan orangtua dan guru mereka.

Selanjutnya acara adalah bincang ceria penuh makna antara orangtua/walimurid 1C dengan guru. Ustadzah Leli Firly Rahmani, S. Psi menuturkan perkembangan para siswa selama kurang lebih satu tahun di kelas 1, “Alhamdulillah untuk para ananda 1C dalam ranah baca tulis hitung (calistung) yang dulu ada beberapa ananda terkendala, maka menjelang berakhirnya semester 2 ini progressnya meningkat baik. Untuk perkembangan sosialisasi dan emosi para ananda pun sudah mulai lebih temoto. Konflik antar teman masih terjumpai hanya saja tidak sesering di awal masuk”.

Perbincangan ini dilanjutkan dengan sesi tanya jawab seputar trik dan tips pendampingan yang optimal atas tumbuh kembang anak-anak. Salah satu pertanyaan dari ibu Lisnawaty, orangtua dari ananda Ivan Afghany (7) terkait tentang penanganan yang tepat agar putranya tertib dalam melaksanakan sholat, di mana selama ini masih harus diingatkan yang terkadang ananda justru marah.

Atas pertanyaan ini, Ustadzah Leli menyampaikan, “Pendampingan sholatpun haruslah bertahap sesuai umur anak. Untuk siswa kelas 1 paling tidak anak paham bahwa sholat itu wajib 5 kali sehari. Di sekolahpun tahap pembelajaran sholat kelas 1 dititikberatkan pada benarnya gerakan. Meskipun bacaan dijahrkan (disuarakan dengan keras) tapi belum menjadi kriteria ketuntasan. Nanti seiring usia, kriteria ketuntasan sholat inipun di tingkatkan. Sehingga saat usia 10 tahun, anak memang sudah paham tentang sholat beserta syariatnya”.

Acara inipun di akhiri dengan persembahan lagu Terima Kasih Guru oleh siswa-siswi kelas 1C. Suasana haru tetiba menyeruak. Terlihat dari para orangtua dan guru yang menyimak penuh perhatian atas sajian siswa-siswi yang sama-sama disayangi.

Ibu Utami Sulistyowati, A. Md selaku Ketua Pengurus POMG kelas 1C mengungkapkan, “Kami bersyukur ada wadah bagi kami para orangtua/walimurid di SDIT Nur Hidayah yakni POMG ini, sehingga bisa menjadi sarana bagi kami selaku orangtua murid bersinergi dengan sekolahan dalam pendampingan anak-anak kami. Semoga dengan ini potensi anak-anak kami lebih optimal terasah dalam asih yang padu antara orangtuanya dan guru”. *(yan/emyu)

Komentar Facebook
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *