b1216178-b372-4f7e-96a5-2ab82a206c81

Menanamkan Karakter Diri Siswa Kelas 1 Melalui Kreasi Lempung Terigu

Hasil dari ilmu adalah tindakan bukan hanya pengetahuan. Perjalanan menuntut ilmu ibarat memahat batu untuk menjadikan maha karya dengan cita rasa megah. Perlu kesabaran dan kelihaian menemukan nilai seninya.

Mentari pagi menyapa dengan cerah dan penuh kehangatan. Seakan turut menyemangati 132 siswa kelas 1 untuk belajar hari ini. Mereka memasuki kelas dengan wajah yang ceria . Ditangan mereka tertenteng plastik yang berisi  perlengkapan alat dan bahan untuk membuat lempung terigu.

Ya, hari ini (23/01) para siswa kelas 1 Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nur Hidayah Surakarta mengikuti pembelajaran tematik yakni membuat dan berkreasi dengan lempung terigu. Mereka terlihat sangat antusias. Beberapa merasa takjub memperhatikan perubahan warna tepung ketika diberi zat pewarna  makanan. Mereka juga tampak semangat mengaduk adonan sampai menjadi lempung terigu.

Ketika beberapa siswa mulai lelah mengaduk adonan,  Ustadzah Leli Firly, S. Psi, salah satu guru kelas 1 memberikan motivasinya, “Ayo teman-teman, gunakan tenaga bismillah kalian! Beginilah ibu kalian jika sedang membuatkan kue. Berkeringat, perlu kerja keras tapi hasilnya bisa dinikmati oleh semua anggota keluarga. Semua menjadi bahagia. Luar biasa bukan? Ayo, jemari kalian isi dengan tenaga bismillah! Aduk adonan dengan semangat”.

Para siswa kembali termotivasi dan bertambah semangat saat melihat temannya sudah berhasil membuat lempung terigu yang kalis dan mulai berkreasi membuat aneka bentuk tiga dimensi.
Sabrina, salah satu siswa 1C menuturkan kesan dan pengalamannya, “Aku senang sekali. Awalnya geli mengaduk-aduk bahannya, tapi setelah jadi, waaah asyik! Lempungnya bisa dikreasi menjadi bentuk buah-buahan” .

Sementara guru kelas 1 lainnya, Ustadzah Siti Aminuriyah, S. Ag, S.Pd, menuturkan, Hal terpenting dalam suatu pembelajaran adalah menemukan hikmah setiap pembelajaran untuk kemudian menanamkan karakter-karakter positifnya kepada peserta didik. Melalui pembelajaran membuat dan berkreasi dengan lempung terigu para siswa dihantarkan untuk memahami kerja keras seorang ibu ketika menyiapkan menu untuk keluarga.”

Suatu pembelajaran bisa saja terlihat sederhana, namun mengandung nilai karakter yang luar biasa. Seperti petuah mengujarkan bahwa ilmu hakekatnya adalah mutiara maka akan ada hal yang sangat berharga disana.

Komentar Facebook
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *