WhatsApp Image 2018-01-08 at 11.50.58

Tingkatkan Sinergitas Kerjasama Orang Tua dan Sekolah, Kelas 1 Gelar SOMG

Hari ini (6/1/2018) sekitar pukul 08.30 lalu lalang lalu lintas di depan SDIT Nur Hidayah terlihat lebih ramai dari biasanya. Terdapat sederetan kendaraan bermotor berjajar rapi di depan Gedung Timur SDIT Nur Hidayah. Tampak juga beberapa satpam SDIT Nur Hidayah mengatur lalu lintas ikut menertibkan parkir kendaraan. Tidak lama kemudian, beberapa orang tua/wali murid tersebut memasuki gerbang Gedung Timur SDIT Nur Hidayah dan menuju Aula. Ya, hari ini rupanya ada Silaturahim Orang Tua Murid dan Guru (SOMG) kelas 1 SDIT Nur Hidayah Surakarta. Acara yang berlangsung sekitar 4 jam tersebut berjalan lancar.

SOMG kelas 1 di semester 2 ini diawali dengan pembukaan dilanjutkan lantunan tasmi’ ayat-ayat Alquran yang dibawakan oleh beberapa anak kelas 1. Sambutan yang diberikan oleh perwakilan pimpinan sekolah, Muslikah, S. Pd. selaku Waka kurikulum menyampaikan beberapa agenda sekolah dan informasi terkait kurikulum. Setelah sambutan, Ustadz Ali Mashudi, Al Hafidz selaku koordinator Al Qur’an menyampaikan tentang pengajaran Al Qur’an metode Littaqwa. Metode Littaqwa merupakan metode baru pembelajaran Al Qur’an yang diluncurkan oleh Tim Al Qur’an Center Yayasan Nur Hidayah Surakarta dan baru diterapkan SDIT Nur Hidayah pada tahun pelajaran 2017/2018. Setelah itu, Aula SDIT Nur Hidayah disegarkan oleh 3 ice breaking yaitu kata kunci “ikuti kata saya”, Berapa jumlah u pada kata itu, dan konsentrasi gerakan dan hitungan yang dipandu oleh tim Bimbingan Konseling (BK) untuk mengawali pemaparan materi “Peran Serta Orang Tua Dalam Membantu Tugas Perkembangan Anak”.

Tim BK SDIT Nur Hidayah yang terdiri dari Annisa Fadlia Zaen, S. Pd. dan Dea Rasti Amalia, S. Pd. ini memaparkan bahwa peran orang tua sangatlah penting bagi tumbuh kembang anak. Anak di awal usia SD perkembangan fisik dan psikis sudah mulai berkembang menuju ke arah yang lebih sempurna dan akan berkembang selaras tugas perkembangan sesuai dengan rentang usianya. Perkembangan ini meliputi perkembangan fisik motorik, perkembangan kognitif, dan perkembangan sosial – emosional. Oleh sebab  itu peranan ayah dan ibu sangat  berpengaruh bagi perkembangannya. Pada rentang usia ini anak lebih didekatkan dengan orang tua yang sama jenis kelamin dengannya untuk menguatkan jati diri anak.

Pemaparan yang dilakukan secara apik ini juga menyampaikan terkait problematika perilaku yang sering dilakukan anak serta alternatif penanganannya seperti permasalahan membaca menulis, berbohong, anak mogok sekolah, dsb. Selain itu juga disampaikan tentang cara membangun kedisiplinan anak usia sekolah dengan kasih sayang. Orang tua terlihat antusias mengikuti kegiatan.

Ningrum Khazanah, S. Pd., ibu dari ananda  Muhammad Mushab Ramadhan kelas 1C menuturkan kalau materi yang disampaikan sangat bermanfaat. “Beberapa tips bagi orang tua dalam mendampingi anak saat belajar maupun memantau tumbuh kembang mereka sangat praktis untuk dilaksanakan. Orang tua jadi mengetahui lebih awal permasalahan anak dan tentunya bisa lebih awal untuk menanganinya”, begitu tambahnya sambil diiringi ucapan terima kasih.

Sebelum acara penutupan, Koordinator Paralel Kelas 1, Sugeng Sugiharto, S. Ag., juga menyampaikan tentang informasi kelas 1 meliputi program kerja paralel kelas 1, sosialisasi tata tertib, pembiasaan baik di kelas 1, dsb.

Rahmat Hariyadi, S. Pd. selaku Waka Kehumasan menuturkan bahwa SOMG  memang sebagai salah satu program sekolah untuk membangun sinergisitas antara sekolah dengan orang tua siswa.  “SOMG akan diselenggarakan oleh semua kelas dengan jadwal yang sudah ditentukan. Pekan pertama di awal tahun 2018 ini kelas 1 telah mengawali kegiatan SOMG ini”, begitu tandasnya.

WhatsApp Image 2018-01-08 at 11.50.57 (1) WhatsApp Image 2018-01-08 at 11.50.55 WhatsApp Image 2018-01-08 at 11.50.57

Komentar Facebook
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *