MG_7863

Peduli ROHINGYA, SDIT eNHa Kumpulkan Donasi 45 Juta Rupiah

Pagi ini cuaca sangat cerah. Mentari menampakkan sinarnya memberi kehangatan bagi semesta. Sehangat senyuman para siswa saat disambut para gurunya memasuki gerbang sekolah. Berseragam merah putih, mereka tampak sumringah menggendong tas punggungnya. Lalu lalang kendaraan orang tua siswa yang mengantar buah hatinya satu persatu berlalu dari jalan depan sekolah.

Ada pemandangan berbeda di halaman sekolah. Hamparan tikar telah memenuhi halamam sekolah. Sebuah panggung mini berukuran 2×3 meter di depan backdrop bertuliskan “From SDIT Nur Hidayah for Our Brother Rohingya”. Beberapa foto penderitaan muslim Rohingya juga terpampang pada backdrop Sementara dua pasang sound system terpasang di pojok halaman.

Ya, pagi ini (07/09/2017) sejumlah 954 siswa-siswi kelas 1-6 dan guru karyawan SDIT Nur Hidayah mengikuti Aksi Peduli Rohingya. Saat bel tanda masuk berbunyi, mereka berduyun-duyun memenuhi halaman sekolah. Para siswi tampak sudah mengenakan mukena. Tidak sampai sepuluh menit barisan shat sholat sudah terbentuk. Mereka dengan tenang mendengarkan penjelasan tentang sekilas kondisi di Rohingya dan sholat ghoib. Selanjutnya, mereka mengikuti sholat ghoib dan doa untuk kaum muslimin, khususnya yang ada di Myanmar. Usai mendengarkan orasi, para siswa memasukkan uang infaq yang sudah mereka siapkan dari rumah ke dalam kotak infaq munashoroh secara berantrian satu persatu.

Kepala SDIT Nur Hidayah, Waskito, S.Pd, dalam orasi dan pembacaan sikap menyampaikan, Kami mengutuk ketas tindakan tidak manusiawi pemerintah dan militer Myanmar terhadap umat muslim Rohingya. Meminta kepada badan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yang khusus menangani anak , UNICEF, untuk menyelamatkan masa depan anak-anak Rohingya. Kita dengan umat muslim lainnya ibarat satu tubuh. Jika ada bagian tubuh yang sakit, terasa sakit pula seluruh tubuhnya.

Waka Humas SDIT Nur Hidayah, Rahmat Hariyadi, menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakan kegiatan ini adalah memupuk rasa kepedulian para siswa, berempati kepada saudaranya yang sedang menderita karena kedzaliman militer dan pemerintah Myanmar. Tentunya juga mengedukasi para siswa bagaimana tatacara sholat ghoib serta mendoakan saudara-saudara muslim yang terdzalimi. Alhamdulillah hari ini dari para siswa terkumpul dana sejumlah Rp45.600.000,-. Dana ini akan kami salurkan kepada saudara muslim Rohingya melalui JSIT Indonesia. Semoga dapat meringankan beban penderitaan mereka dan mereka segera terselamatkan dari krisis kemanusiaan ini.

21272175_1261150670660955_7448070217866756164_n

SDIT eNHa Berkurban 2 Sapi dan 9 Kambing

Allahu Akbar…Allahu Akbar…Allahu Akbar
Laa ilaha illallahu Allahu Akbar
Allahu Akbar Walillahilhamdu

Takbir menggema saat prosesi penyembelihan hewan kurban dilaksanakan. Seorang jagal dibantu timnya dan beberapa guru dengan lancar menunaikan tugasnya. Satu persatu hewan kurban telah disembelih dan siap untuk dikuliti. Darah mengalir seakan mengiringi keikhlasan dan ketaatan dari para shohibul qurban.

Ya, pagi ini (02/09/2017), Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Nur Hidayah Surakarta mengadakan penyembelihan dan pendistribusian hewan dan daging kurban. Tampak beberapa siswa ikut menyaksikan prosesi penyembelihan hewan kurban yang dilaksanakan di halaman sekolah. Sebagian guru ada yang bertugas menguliti, sebagian lainnya memotong daging kurban dan memasukkannya ke dalam wadah yang telah disiapkan

Ketua Panitia Idul Qurban 1438 H, Bekti Riyanto, S.Si, M.Si. menuturkan, “Alhamdulillah, tahun ini terkumpul hewan qurban dari para siswa maupun guru karyawan, sejumlah 2 ekor sapi dan 9 ekor kambing. Ada 3 ekor kambing yang kita salurkan ke sekolah tetangga. Sementara daging kurban kita distribusikan ke warga.”

Avesin Akhira Azra Bakri (12), salah satu siswa kelas 6 yang ikut menyaksikan proses penyembelihan dan sebagai shohibul kurban mengatakan, “Senang ikut kurban. Ingin dapat pahala, dagingnya dapat dibagikan ke warga. Alhamdulillah sudah rutin ikut berkurban sejak kelas 3.”

Waka Humas SDIT Nur Hidayah, Rahmat Hariyadi, menuturkan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Tujuannya melatih dan membiasakan para siswa ikut berkurban. Memuliakan momentum Idul Adha dengan meneladani ketaatan Nabi Ibrahim as. dan Nabi Ismail as. Serta tentunya melatih kepekaan sosial dengan berbagi hewan dan daging kurban kepada masyarakat.