Asyiknya Belajar Bersama Turis

Bel tanda berakhirnya pembelajaran telah berbunyi. Waktu di jam dinding tepat menunjukkan pukul 14.00. Usai doa bersama para siswa keluar dari kelas masing-masing. Sambil menggendong tas di punggungnya, mereka menghampiri orangtuanya yang telah siap menjemputnya.

Namun mereka cukup terkejut ketika keluar kelas ada sosok berperawakan tinggi besar. Mengenakan sweeter berwarna coklat muda, celana jeans biru muda, mengenakan jam tangan. Ya, ia adalah Mr. Daniel Latas, turis dari Rusia yang diundang oleh ILS Surakarta sebagai lembaga rekanan ekstrakurikuler English Kids untuk sebagian siswa-siswi kelas 1 dan 2 SDIT Nur Hidayah.

Sembari menggendong tasnya di punggung, Mr. Daniel menyapa siswa-siswi dengan senyum ramah. Ia bergegas menuju ruang kelas 1B tempat ekstra English Kids dilaksanakan. Diikuti oleh para siswa-siswi kelas 1 dan 2 yang ikut ikut ektra English Kids.

Daniel yang ternyata sudah dua tahun tinggal di Solo dan telah mampu berujar beberapa kata bahasa Indonesia pun menyapa dan memperkenalkan diri. “Hello, namaku Daniel Latas. Asalku dari Rusia, aku tinggal di Solo.” Sapaan hangat itu disambut dengan ceria oleh para siswa. Sembari sesekali diselingi senda gurau. Walau baru pertama jumpa mereka terlihat cukup akrab.

Tsabita Adilla (8), siswi kelas 2 D yang ikut Ekstra English Kids, menuturkan pengalaman pertamanya belajar Bahasa Inggris dengan seorang turis, “Asyik, belajar sama turis. Orangnya ramah dan suka ngelucu (humor). Aku sama teman-teman tadi belajar kosa kata dan percakapan.”

Waka Humas SDIT Nur Hidayah, Rahmat Hariyadi, mengatakan bahwa, “Ini merupakan kesempatan baik bagi para siswa English Kids untuk dapat berkomunikasi langsung dengan orang Eropa. Tentu karena masih level bawah, maka yang dibangun adalah keceriaan dan kesukaan terhadap bahasa asing (Inggris). Tadi sekedar memperkaya vocabulary dan percakapan sederhana. Kita berharap dengan dihadirkan Mr. Daniel ini memberi semangat tersendiri bagi siswa untuk sungguh-sungguh mendalami bahasa Inggris. Menjadi bekal mereka kelak untuk berkompetisi dan berdaya saing di dunia global.